Majalah Elektronik sebagai Media Pembelajaran IPA Kontekstual Inovatif dalam Mengembangkan Literasi Sains: Kajian Literatur
Keywords:
IPA, media visual, majalah, elektronik, literasi sains, pembelajaran kontekstualAbstract
Pendidikan IPA memiliki peran penting dalam membekali siswa dengan pemahaman ilmiah, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan mengaitkan sains dengan kehidupan sehari-hari. Namun, pembelajaran IPA sering kali bersifat teoritis sehingga menyulitkan siswa dalam memahami konsep. Artikel ini mengkaji pemanfaatan media visual majalah termasuk majalah tercetak dan elektronik sebagai alternatif pembelajaran IPA yang kontekstual dan inovatif untuk meningkatkan literasi sains siswa SMP. Metode yang digunakan adalah kajian literatur berbasis PRISMA terhadap 10 artikel yang disaring dari 612 artikel pada basis data bereputasi, yaitu Scopus, Web of Science, DOAJ, Google Scholar, dan Garuda/SINTA pada kurun waktu 2021–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa media visual majalah efektif meningkatkan pemahaman konsep, motivasi belajar, serta keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian terdahulu menegaskan bahwa majalah yang dirancang dengan elemen kontekstual seperti fenomena lokal dan budaya serta divalidasi oleh ahli materi dan media mampu menghasilkan pembelajaran yang lebih bermakna. Selain itu, implementasi majalah dalam siklus pembelajaran kelas terbukti meningkatkan keterlibatan siswa dan ketuntasan belajar secara signifikan. Media visual majalah maupun majalah elektronik memiliki potensi besar sebagai strategi pembelajaran IPA yang relevan dengan tuntutan abad 21 sekaligus berkontribusi pada pengembangan literasi sains siswa SMP.